- Details
-
Published: Wednesday, 17 August 2022 22:42
-
Written by admin kradenan
Pelaksanaam Upacara Bendera pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2022, pukul 07.45 s.d. 08.30 wib di Halaman kantor Kec. Kradenan Kab. Grobogan berlangsung Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022, dengan tema "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat" yang diikuti kurang lebih 100 orang.
a. Adapun bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Kradenan, Sri Suhartini S.Sos, M.M. dan Komandan Upacara Sertu Royanto.
b. Hadir dalam giat sbb :
1. Forkopincam Kradenan
2. Sekcam Kradenan beserta stafnya.
3. Seluruh Ka UPTD se Kec. Kradenan
4. Korwil Pendidikan Kec. Kradenan
5. Ka KUA Kec. Kradenan
6. Koordinator Satpel KB Kec. Kradenan
7. Koordinator PKH Kec. Kradenan
8. Perwakilan BPKPH Perhutani Kragilan
9. Kades se Kec. Kradenan beserta perangkatnya.
10. Perwakilan Kepala Sekolah dan Guru se Kec. Kradenan.
11. TP PKK Kec. Kradenan
12. TP PKK desa se Kec. Kradenan
13. Perwakilan siswa SMP dan SMA
c. Susunan Upacara sbb :
1. Komandan Upacara Memasuki Lapangan Upacara
2. Inspektur Upacara Memasuki Lapangan Upacara
3. Penghormatan kepada Inspektur Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara
4. Laporan Komandan Upacara
5. Pengibaran Bendera Sang Merah Putih.
6. Mengheningkan Cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara.
7. Pembacaan teks Proklamasi oleh Inspektur Upacara.
8. Pengucapan Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945.
9. Amanat Inspektur Upacara
10. Pembacaan do’a
11. Penghormatan kepada Inspektur Upacara
12. Laporan Komandan Upacara
13. Inspektur Upacara meninggalkan mimbar upacara.
14. Upacara selesai, pasukan dibubarkan.
d. Inti amanat Gubernur Jawa Tengah pada Upaca peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022 yang dibacaan Irup sbb :
1. Assalamualaikum Wr.Wb.Salam Sejahtera untuk Kita Semua.Om Swastiastu. Namo Buddhaya.Rahayu. Jajaran Legislatif, Eksekutif, Yudikatif,TNI/Polri, Para Sesepuh Jawa Tengah,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Dunia usaha, Perguruan Tinggi, dan semuaPeserta Upacara serta masyarakat JawaTengah yang saya banggakan.
2. Akhir-akhir ini ramai sekali ceramah seorang yang melarang kita untuk berteman dengan orang dari agama lain, Bapak ibu saudaraku sekalian. Dari ceramah itu kita jadi tahu, ternyata kita belum selesai dengan urusan dapur sendiri. Dan itulah PR terbesar yang mesti segera kita selesaikan. Sudah 77 tahun Negara kesatuan Republik Indonesia merdeka, kok bisa- bisanya masih ada ungkapan seperti itu. 77 tahun kita diajari bahwa negara memberi kebebasan
kepada kita semua untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut kepercayaannya tersebut.
3. Bapak ibu saudaraku sekalian, Tidak pernah tercatat perselisihan itu akan membawa kemakmuran. Suriah, Afganistan, Iraq dan Libya hancur karena permusuhan antar warganya. Jika kita bisa berkawan, jika kita bisa berdamai kenapa mesti berselisih dan bermusuhan? Saya salut dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh saudaraku di Jawa Tengah yang selama ini tetep guyub rukun, saling ngajeni dan handarbeni. Tanpa rasa handarbeni dari panjenengan, mustahil kita bisa seneng dan hidup gayeng seperti ini. Maka sebarlah rasa itu ke mana saja dan kepada siapa saja. Agar kita meraih kemerdekaan yang sesungguhnya.
Terimakasih.
Wabillahitaufik wal hidayah,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Selama kegiatan Upacara berlangsung aman dan tertib.